Film ‘Hyung’ (My Annoying Brother), Kisah Kakak-Adik yang Bikin Terharu

Dear sister, industri perfilman Korea Selatan memang nggak perlu diragukan lagi kualitasnya. Terutama film-film box office yang populer di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Salah satu film box office yang jadi rekomendasi pekan ini adalah film berjudul Hyung yang berarti brother dan populer dengan judul internasionalnya yaitu My Annoying Brother. Di Korea Selatan, sebutan Hyung sendiri adalah panggilan dari laki-laki yang lebih muda kepada laki-laki yang lebih tua. Biasanya digunakan ketika adik laki-laki memanggil kakak laki-lakinya. Sementara kalau kakak laki-laki memanggil adik laki-lakinya dengan sebutan dongsaeng. Hmmm jadi ada cerita seru dan menarik apa nih dibalik kisah kakak-adik dalam film bergenre drama komedi satu ini?

Cast and Character

Dua aktor hebat beradu akting pada film yang bisa dibilang out of the box ini. Mereka adalah Jo Jung Suk yang berperan sebagai sang kakak, Go Doo Sik, dan D.O. Exo yang berperan sebagai sang adik, Go Doo Young. Kemampuan akting mereka berdua tentu nggak perlu diragukan lagi. Bahkan banyak komentar dari penonton yang mengatakan bahwa wajah Jo Jung Suk dan D.O. Exo terlihat mirip bak kakak-adik beneran! Masa sih?

Karakter sang kakak yang cuek, nakal, cerdik, dan seenaknya ini kayaknya memang pas banget dimainkan oleh Jo Jung Suk. Penjiwaannya sebagai karakter kakak yang menyebalkan ini membuat siapapun yang menontonnya ikut gregetan. Karakter Doo Sik inilah yang memberikan warna di film berdurasi 1 jam 50 menit. Lucu, tapi nyebelin! Perkembangan karakter Doo Sik yang tadinya menyebalkan tapi kemudian jadi super care dengan kondisi adiknya membuat film ini terasa heartwarming. Padahal yang dilakukannya adalah hal-hal kecil dan sederhana tapi bisa bikin hati kita meleleh saking cute-nya tindakan Doo Sik terhadap Doo Young. Aww!

Sementara sang adik, Doo Young, diceritakan sebagai seseorang yang mengalami depresi semenjak kehilangan penglihatan secara permanen. Sutradara dan cast director film Hyung (My Annoying Brother) ini memang nggak salah pilih, deh. Pasalnya, D.O. Exo benar-benar menjiwai perannya sebagai seorang adik yang menyimpan dendam dan amarah terhadap sang kakak yang meninggalkannya lalu seenaknya pulang ke rumah dan sok ngatur-ngatur. Kita bisa ikutan sedih lho melihat akting D.O. Exo di film ini. Siap-siap tisu karena kita bakal baper banget, nih.

Selain kedua aktor tampan tadi, adapula si cantik Park Shin Hye yang berperan sebagai Lee So Hyun yang itu seorang pelatih Judo. Bahkan ketika Doo Young udah nggak mau latihan Judo karena nggak bisa melihat, So Hyun tetap membantu Doo Young hampir setiap harinya dan bahkan memotivasi Doo Young untuk ikutan Paralympic.

Storyline

Film Hyung mengisahkan hubungan yang kurang harmonis antara kakak dan adik. Sang kakak, Doo Sik meninggalkan rumah beberapa tahun sebelumnya dan merupakan seorang narapidana yang meminta untuk dibebaskan bersyarat kepada tim pengadilan. Alasannya meminta untuk dibebaskan adalah ingin mengurus adiknya, Doo Young yang tinggal sendiri di rumahnya.

Sang adik merupakan atlet judo yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti pertandingan bergengsi, Olimpiade 2016. Namun, suatu ketika musibah yang amat mengubah hidupnya terjadi. Di suatu pertandingan ia mengalami cedera di bagian saraf optik yang menyebabkannya buta secara permanen. Ia pun hidup sebatang kara di rumah peninggalan orang tuanya. Kedua orang tuanya telah meninggal bertahun-tahun lalu. Hiks, sedih, ya.

Mengetahui hal itu, sang kakak kembali ke rumah. Niatnya sih, bukan untuk mengurus sang adik sebagaimana yang ia katakan pada pengadilan tetapi ia ingin memanfaatkan harta warisan orang tua yang dipegang oleh sang adik. Hubungan yang mereka sama sekali nggak akur. Komunikasi di antara mereka hanyalah tentang kebencian dan umpatan. Sesekali sang kakak nggak tega dan ingin membantu adiknya yang tampak masih dendam dengan kembalinya sang kakak ke rumah. Hal ini pun malah membuat sang kakak tambah kesal dengan adiknya dan berlaku menyebalkan.

hyung
via Soompi

Namun seiring berjalannya waktu, sang kakak pun kasihan melihat hidup adiknya dan sadar bahwa hanya ialah yang dapat membantu sang adik. Pelatih Judo-nya, Lee So Hyun , juga memotivasi Doo Young untuk mengikuti Paralympic, yaitu Olimpiade khusus bagi peserta penyandang disabilitas. Dari sinilah permulaan kisah bromance yang seru, lucu, sekaligus mengharukan. Doo Sik yang tadinya cuek banget malah jadi perhatian dan terus memotivasi Doo Young. Apalagi semenjak ada suatu hal yang ditutupi terhadap sang adik agar Doo Young tetap semangat dan nggak memikirkan kakaknya. Hmmm… kira-kira apa ya yang terjadi?

Why we should watch this one?

Film ini banyak mengajarkan kita arti penting kehadiran dan kasih sayang antar saudara, pengorbanan, semangat pantang menyerah dan optimisme meski kita memiliki kekurangan. Kita pun bisa belajar bahwa apapun yang terjadi di antara kita dengan saudara, kita akan tetap membutuhkannya sampai kapanpun. Saudara adalah sahabat, yang tekadang membuat kita kesal dengan tingkahnya tapi tetap akan selalu kita cari dan rindukan. Film ini juga mengingatkan kita bahwa kelurga adalah sumber harapan dan kekuatan, seburuk apapun kondisi yang kita alami. O Allah, this just too emotional!

Jangan kaget ya, kalau ternyata film ini bisa membuat suasana hati dan emosi kita seperti main roller coaster. Lucu, sedih, kesal, terharu semua jadi satu. Jadi, siap-siap tissue, ya!

Oh iya, one more, lebih seru lagi kalau kita nonton bareng kakak atau adik. Dijamin bakal lebih mendalami inti ceritanya! Masya Allah!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s